Dalam beberapa tahun terakhir, Vespa, skuter ikonik asal Italia yang mudah dikenali, menghadapi banyak kasus tiruan oleh produsen motor listrik lokal dan China. Meskipun ada kesamaan yang mencolok antara tiruan tersebut dengan Vespa asli, Piaggio, perusahaan induk Vespa, memilih untuk tidak mengambil tindakan hukum terhadap para pelanggar. Apa alasan di balik keengganan Piaggio untuk mengambil langkah hukum?

Saat mengunjungi pameran otomotif nasional, kita dapat menemukan banyak motor listrik yang sangat mirip dengan Vespa. Bahkan, bagi mata yang kurang terlatih, sulit untuk membedakannya. Motor-motor ini hanya perlu mengganti emblem untuk terlihat lebih “vespa”.

Ayu Hapsari, Manajer Hubungan Masyarakat dan Komunikasi PT Piaggio Indonesia (PID), menjelaskan bahwa hanya perusahaan induk yang memiliki kewenangan untuk mengajukan gugatan pelanggaran hak cipta. Hal ini menjelaskan mengapa Piaggio Indonesia belum dapat mengambil tindakan terkait masalah ini.

“Sebenarnya, itu adalah tanggung jawab dari kantor pusat. Segala hal yang berkaitan dengan masalah tersebut harus dikirimkan ke kantor pusat,” jelas Ayu Hapsari dalam wawancara baru-baru ini di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Hingga saat ini, cabang Piaggio di Indonesia belum menerima laporan dari perusahaan induk di Italia mengenai gugatan tersebut. Ayu menduga, mungkin mereka menganggap motor-motor tersebut tidak secara mutlak mirip Vespa, baik dari segi desain maupun kualitas.

“Selama kami belum menerima informasi tentang gugatan tersebut, kami belum dapat membagikannya. Namun, menurut saya, sampai saat ini, jika dilihat dari jauh, motor listrik China tidak mirip Vespa,” ungkapnya.

Ayu sekali lagi menegaskan bahwa Piaggio Indonesia tidak memiliki hak untuk mengajukan gugatan terhadap perusahaan yang mencuri desain, begitu juga dengan Piaggio di negara lain. Menurutnya, fenomena pencurian desain yang melibatkan Vespa juga terjadi di luar negeri.

“Kami tidak dapat melakukannya (menggugat), itu merupakan tugas kantor pusat. Fenomena tersebut bukan hanya terjadi di Indonesia, tetapi juga di negara-negara lain,” katanya.